Awali segala aktifitasmu hari ini dengan senyuman!!!

Artikel Forensic Accounting

 

KETIKA TEKANAN, KESEMPATAN DAN RASIONALISASI MELANDA

 

Tidak ada manusia yang sempurna,

tetapi anehnya manusia tetap saja berupaya untuk menyempurnakan dirinya.

Biarlah upaya itu tetap ada,

karena dengan cara itulah manusia akan memahami

bahwa dirinya tak sempurna.

 

Sebait kata mungkin tak ada artinya atau tak akan bermakna apa-apa jika hal itu hanya berupa sebuah kata tanpa tindakan nyata. Hal ini mengingatkan kita pada sebuah ungkapan satu berbanding seribu (1 : 1000) yang berarti bahwa satu contoh lebih baik dari pada seribu kata. Tulisan ini hanya merupakan rangkaian kata yang mungkin tidak merepresentase diri penulis yang sesungguhnya tetapi paling tidak dari tulisan yang sederhana ini kita bisa mengerti apa yang ada dalam benak dan pikiran penulis, sekalipun hanya di permukaannya saja.

 

Ketika tekanan, kesempatan dan rasionalisasi diri melanda, mampukah etika dan aturan hukum yang ada membentengi untuk tetap bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya ?”

 

Pertanyaan ini sungguh sangat sederhana karena hanya membutuhkan jawaban ”Ya” atau ”Tidak” entah dengan menjawab jujur ataupun sebaliknya, namun untuk menentukan jawabannya ketika hal ini benar-benar dialami pada kondisi yang sebenarnya bukanlah perkara yang mudah. Pun demikian jika pertanyaan ini diajukan untuk menguji kejujuran seseorang dalam kerangka pertanyaan dalam tulisan, penulis yakin semua yang ditanya akan menjawab dengan jawaban normatif atau pun rasionalisasi pemenuhan tujuan penanya.

 

Ketika seseorang menjawab bahwa apa pun kondisinya, dia akan bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya., apa yang terjadi ??? seluruh pembaca tulisan ini pun pasti menganggapnya sebagai jawaban yang normatif. Lalu bagaimana jika jawaban itu bukan jawaban normatif, dengan argumentasi bahwa apapun tekanan yang dialami dianggapnya bukan tekanan, kesempatan yang ada dianggapnya bukan kesempatan, dan rasionalisasi diri tidak pernah menjadi pedoman hidupnya. Dengan mudah kita mengelak bahwa itu hanya satu dari sekian banyak yang tidak seperti itu, kita menganggapnya sesuatu yang aneh dan bahkan kita setengah percaya itu bisa terjadi.

 

Mengapa bisa demikian ??? karena ketika kita mempertanyakan hal tersebut, dalam benak kita sudah meragukan jawaban ”Ya”. Benak dan pikiran kita telah dipenuhi kondisi-kondisi bahwa melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dalam keadaan menghadapi tekanan, kesempatan dan rasionalisasi diri merupakan tindakan yang umum sehingga ketika tindakan yang sebaliknya

muncul” maka kita menganggapnya sebagai suatu hal yang tidak ”umum”

 

Jika demikian sudah menjadi sesuatu yang umum, maka sebaiknya jangan mempertanyakan lagi tetapi mintalah untuk melakukan sesuatu agar ketika pertanyaan itu diajukan maka jawaban umumnya adalah ”Ya” dan bukan ”Tidak”

 

Bagaimana bisa ???

Jawabannya pun sangat sederhana ”jangan pernah tekanan menekanmu, jangan pernah kesempatan menjadi sesuatu yang menyempatkanmu dan jangan pernah merasionalisasi dirimu untuk hal-hal yang membuatmu melakukan sesuatu yang tidak seharusnya kamu lakukan” tetapi sekali lagi untuk melakukannya dalam tindakan yang nyata bukanlah perkara mudah.

 

Kembali pada pertanyaan semula, adalah sangat sulit untuk menentukan jawabannya ketika hal ini hanya sebuah pertanyaan tanpa mengalaminya tetapi jika kalimat pada alinea sebelumnya (yang dicetak miring dan tebal) dapat dilakukan maka pertanyaan ”mampukah etika dan aturan hukum membentengi untuk tetap bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya?” tidak akan pernah terbersit dalam pikiran kita, pun jika terlintas sekilas jawabannya pasti ”Ya” lalu dalam sekejap pertanyaan itu pun hilang dengan sendirinya.

 

Malang, 15 Desember 2007 (Pukul 00:24 Wib)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s